Maandag 20 Mei 2013

Geng & Klub Motor di Jabar Sudah 'Disusupi' Perwira Polisi


 


detail berita
Tubagus Anis Angkawijaya (Foto: Tri Ispranoto/Okezone)
BANDUNG - Kota Bandung, Jawa Barat, dipastikan sudah bersih dari aksi kriminalitas para berandalan bermotor atau geng motor.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, mengatakan, anggota geng motor di wilayah hukum Polda Jabar sudah 'tiarap' sejak ditandatanganiya kesepakatan damai pada 2010.

Meski demikian, pihak Polda tetap mengawasi geng dan klub sepeda motor dengan cara memasukkan perwira ke perkumpulan-perkumpulan bermotor.

“Kami menempatkan beberapa perwira untuk masuk ke perkumpulan geng motor atau klub motor, sseperi saya yang masuk klub,” ujar Anis, Senin (20/5/2013).

Hal tersebut, kata Anis, juga untuk mengimplementasikan propram Polda Jabar, yakni Polisi Sahabat Rakyat. Ditambahkannya, salah satu tugas para polisi yang menjadi anggota klub motor adalah melakukan pembinaan.

“Kami itu melakukan pembinaan. Tidak semua klub motor itu ugal-ugalan. Ada juga yang kegiatannya touring dan bakti sosial,” tuturnya.

Dengan pembinaan tersebut diharapkan kegiatan anggota geng dan klub motor bisa lebih terarahkan. Selain itu bakat mereka, seperti balapan atau kegiatan sosial, bisa tersalurkan.

Seperti diketahui, sejak 1980-an Kota Bandung menjadi pusat perkumpulan bermotor. Mereka berkembang dan ada di antara perkumpulan itu yang kegiatannya meresahkan masyarakat. Kelompok-kelompok bermotor yang kerap membuat ulah itu kemudian disebut geng motor.

Beberapa klub dan geng motor besar, seperti XTC, Moonraker (M2R), Brigez, dan GBR, berkumpul bersama dan bersepakat damai pada 2010.






http://bandung.okezone.com/read/2013/05/20/526/809638/geng-klub-motor-di-jabar-sudah-disusupi-perwira-polisi

0 komentar:

Plaas 'n opmerking