"Dua rudal berhasil terdeteksi ditembakan pada pagi hari ini (waktu setempat), yang diikuti lesakan rudal lain," pernyataan pihak Kementerian Pertahanan Korsel, seperti dikutip Korean Herald, Sabtu (18/5/2013).
Diketahui, Korsel telah meningkatkan pengawasan mereka terhadap Korut. Selain itu, Negeri Gingseng tersebut juga meningkatkan kesigapannya untuk menghadapi ancaman serangan dari negara tetangganya.
Korsel dan beberapa sekutunya dengan barat terus mengawasi peluncuran rudal dari Korut sejak beberapa bulan lalu. Sikap keras Korut, terus memicu ketegangan di Semenanjung Korea.
Dilaporkan, Korut sudah memindahkan dua rudal jarak menengah, Misudan pada awal April lalu. Selain itu, mereka juga menyiapkan tujuh mobil peluncur roket.
Sebelumnya lembaga think thank Korsel berasumsi, Korut memiliki 200 peluncur misil. Dari 200 peluncur misil tersebut, terdapat misil jarak pendek dalam jumlah yang cukup banyak.
Laporan dari Korea Institute of Defence Analyses (KIDA) menyebutkan bahwa, sekira 100 misil yang dimiliki Korut adalah Misil Scud jarak pendek. 50 adalah Misil Nodong jarak menengah yang belum diuji coba, dan 50 lainnnya merupakan Misil Musudan yang cukup terkenal.
Jumlah misil Korut yang disebutkan KIDA dinilai cukup mengejutkan, karena sebelumnya KIDA mengestimasikan, Korut hanya memiliki 94 peluncur misil yang dapat dimobilisasi. Laporan KIDA diteruskan oleh Pemerintah Korsel ke Pentagon, dan Pentagon menyampaikannya ke Kongres Amerika Serikat (AS). (faj)
http://international.okezone.com/read/2013/05/18/413/809038/pertegas-ancaman-korut-luncurkan-tiga-rudal






0 komentar:
Plaas 'n opmerking